<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>United ampe mateeE,.... &#187; Energie</title>
	<atom:link href="http://bermula.wordpress.com/category/energie/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bermula.wordpress.com</link>
	<description>Hidup, andaikan esok mati,..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Sep 2008 13:47:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bermula.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/eb49becdefd95d3bd588f8245ee3e684?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>United ampe mateeE,.... &#187; Energie</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Energi Alternatif Ramah Lingkungan dan Menguntungkan</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com/2008/06/08/energi-alternatif-ramah-lingkungan-dan-menguntungkan/</link>
		<comments>http://bermula.wordpress.com/2008/06/08/energi-alternatif-ramah-lingkungan-dan-menguntungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 13:44:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bermula</dc:creator>
				<category><![CDATA[Energie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bermula.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[KONVERSI minyak tanah ke elpiji menjadi masalah yang sangat mengkhawatirkan bagi ibu rumah tangga dan pedagang makanan kecil.
Betapa tidak, selama bertahun-tahun mereka menggunakan kompor minyak untuk memasak, tiba-tiba Pertamina yang diserahi tugas untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan penggalian sumberdaya alam dan pendistribusiannya, mengumumkan bahwa stok minyak tanah di pasaran akan dikurangi. Program ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=77&subd=bermula&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>KONVERSI minyak tanah ke elpiji menjadi masalah yang sangat mengkhawatirkan bagi ibu rumah tangga dan pedagang makanan kecil.</p>
<p>Betapa tidak, selama bertahun-tahun mereka menggunakan kompor minyak untuk memasak, tiba-tiba Pertamina yang diserahi tugas untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan penggalian sumberdaya alam dan pendistribusiannya, mengumumkan bahwa stok minyak tanah di pasaran akan dikurangi. Program ini bertujuan mengurangi beban subsidi pemerintah akan bahan bakar dalam hal ini minyak tanah.</p>
<p>Program ini dilaksanakan dengan cara membagi-bagikan tabung dan kompor gas kepada pengguna minyak tanah. Dengan sedikit terpaksa, konsumen minyak tanah pun beralih ke elpiji karena minyak tanah di pasaran sulit ditemukan, kalaupun ada harganya sudah melambung tinggi.</p>
<p>Sayangnya, Pertamina dan masyarakat tampaknya kurang siap dalam melaksanakan program ini, sehingga terjadi beberapa kasus meledaknya tabung elpiji yang berakibat fatal, permainan para distributor dengan modal banyak sehingga terjadi penimbunan dan kasus paling parah terjadi pada bulan-bulan ini di mana tabung elpiji maupun isinya langka di pasaran dan harga melambung, sehingga masyarakat bingung dan terjadi antrean panjang di beberapa daerah.</p>
<p>Pada kasus-kasus seperti ini, masyarakat golongan bawah yang selalu jadi korban utama. Minyak tanah susah dicari, harga elpiji tidak terjangkau dan harus antri berjam-jam untuk mendapatkannya.</p>
<p>Beberapa alternatif bahan yang bisa dipakai untuk memasak adalah kayu bakar dan briket batu bara. Untuk kayu bakar, dirasa lebih tradisional dan kurang memungkinkan pada tipe rumah yang kecil dan berdesakan, dan untuk briket batu bara belum tersosialisasi baik di masyarakat.</p>
<p>Sebenarnya ada lagi alternatif bahan bakar gas alami yaitu biogas. Biogas ini bisa menggunakan bahan-bahan yang saat ini mayoritas masih merupakan barang sampah, seperti kotoran ternak, sampah organik, limbah industri bahkan kotoran manusia bisa digunakan.</p>
<p>Teknologi ini dikenalkan kepada masyarakat sejak tahun 1990-an oleh Borda, sebuah LSM Jerman yang bekerjasama dengan LSM Indonesia yaitu BPTP (Badan Pengembangan Teknologi Pedesaan), dimana sistem biogas ini memanfaatkan gas CH4 (metana), CO2 (karbondioksida) dan N2, H2, O2 serta H2S yang terkandung pada bahan tersebut yang dikumpulkan dan disalurkan untuk pembakaran.<br />
<span id="more-77"></span><br />
Biogas ini, berprinsip memanfaatkan limbah menjadi gas yang bisa digunakan untuk kompor, lampu petromaks dan penelitian sedang dilakukan pada genset berbahan bakar biogas.</p>
<p>Selain meminimalkan limbah sampah dan kotoran, dengan manggunakan biogas, masyarakat tidak tergantung pada minyak tanah ataupun elpiji yang sering mengalami kenaikan harga dan kelangkaan, sehingga mampu menyelesaikan permasalahan minyak tanah ataupun gas elpiji yang saat ini membuat kepala pusing.</p>
<p>Biaya yang dibutuhkan hanya sekitar Rp 15 juta untuk instalasi awal dengan diameter tabung utama sekitar enam meter yang ditanam di dalam tanah demi efisiensi lahan. Kompor terbuat dari bahan baja dan kuat dalam belasan tahun serta untuk pipa penyalur gas dari tabung ke kompor dan selanjutnya hanya memerlukan biaya perawatan saat tabung mengalami kebocoran, perawatan kompor atau alat lain dan pipa.</p>
<p>Biogas ini setiap hari bisa dipakai dan hampir tanpa biaya, hanya dengan sedikit tenaga untuk mengumpulkan bahannya dan mengalirlah gas yang dibutuhkan. Selain itu, bahayanya jauh lebih kecil dari gas lain seperti elepiji yang mudah sekali meledak.</p>
<p>Dari instalasi pertama, diperlukan waktu sekitar 10 hari untuk biogas yang menggunakan bahan bakar kotoran sapi sekitar lima sapi dan masih bisa digunakan sekitar 1 bulan setelah tidak dilakukan pengisian.</p>
<p>Banyak peternak sapi di Jawa telah memanfaatkan teknologi ini sejak tahun 1990 dan sampai sekarang masih bisa digunakan dengan baik.</p>
<p>Kesetaraan biogas dengan sumber energi yang lain perbandingannya: 1 M3 biogas sama dengan a) elpiji 0,46 kg b) minyak tanah 0,62 liter c) minyak solar 0,52 liter d) bensin 0,80 liter dan kayu bakar 3,50 kg.</p>
<p>Instalasi biogas tidak harus dengan diameter tabung yang besar, tetapi bisa digunakan biogas sistem rumah tangga dengan skala lebih kecil dengan mempertimbangkan jumlah bahan dan tanah/lahan serta pemakaian yang terbatas.</p>
<p>Biogas skala rumah tangga ini sudah mulai dikembangkan tahun 2000-an di Indonesia dengan konstruksi sederhana terbuat dari bahan plastik siap pasang (knockdown) dan dengan harga relatif murah. Biogas skala rumah tangga ini bisa menghasilkan 4 m3 per hari, setara dengan 2,5 liter minyak tanah hanya dengan 2-3 ekor sapi atau kerbau.</p>
<p>Program ini juga dilaksanakan oleh Ditjen PPHP Departemen Pertanian RI dengan program pemasyarakatan biogas untuk skala rumah tangga. Program tersebut hendaknya disambut masyarakat dengan baik karena selain menguntungkan juga meminimalisir sampah dan limbah.</p>
<p>Sudah saatnya kita tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil dimana keberadaannya sudah sangat terbatas dan efek pemakaiannya mengganggu keseimbangan alam. Sudah saatnya masyarakat kita beralih ke organik dan menyelamatkan alam.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bermula.wordpress.com/77/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bermula.wordpress.com/77/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bermula.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bermula.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bermula.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bermula.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bermula.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bermula.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bermula.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bermula.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bermula.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bermula.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=77&subd=bermula&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bermula.wordpress.com/2008/06/08/energi-alternatif-ramah-lingkungan-dan-menguntungkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58719e4411e819bd2e2d775a97810c89?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bermula</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berhemat atau tidak selamat</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com/2008/04/24/berhemat-atau-tidak-selamat/</link>
		<comments>http://bermula.wordpress.com/2008/04/24/berhemat-atau-tidak-selamat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 13:39:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bermula</dc:creator>
				<category><![CDATA[Energie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bermula.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Berhematnya pun menyangkut segala aspek. Mulai hemat uang, pangan sampai energi.
Sebab, semua sumber yang dibutuhkan dalam kehidupan ini sudah makin terbatas. Kalau pun ada, harganya terus melangit. Makin sulit dikalkulasi.
Khusus penghematan dibidang energi, misalnya, Menneg PPN yang juga merupakan Kepala Bappenas Paskah Suzetta pun mulai memaparkan rencana-rencana pemerintah untuk segera disosialisasikan serta diimplementasikan ke seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=68&subd=bermula&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Berhematnya pun menyangkut segala aspek. Mulai hemat uang, pangan sampai energi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebab, semua sumber yang dibutuhkan dalam kehidupan ini sudah makin terbatas. Kalau pun ada, harganya terus melangit. Makin sulit dikalkulasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Khusus penghematan dibidang energi, misalnya, Menneg PPN yang juga merupakan Kepala Bappenas Paskah Suzetta pun mulai memaparkan rencana-rencana pemerintah untuk segera disosialisasikan serta diimplementasikan ke seluruh penjuru Tanah Air.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Serang, Banten, Paskah menyatakan bahwa penghematan adalah jalan yang jauh lebih baik ketimbang harus menaikkan harga BBM.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">“Kenaikan harga BBM akan berdampak langsung pada harga produk-produk lain dan mengurangi daya beli masyarakat,”</p>
<p style="text-align:center;">&#8220;Penghematan ini harus jadi gerakan nasional,&#8221;  &#8211; Paskah Suzetta</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kebijakan penghematan ini akan disosialisasikan ke daerah-daerah.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">Konkretnya, penghematan itu berupa pengurangan penggunaan pendingin ruangan (AC) dan lampu, terutama di kantor-kantor pemerintah, sampai pembatasan jam operasi supermarket.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Penghematan, tak pelak, memang hal paling konkret dan realistis yang bisa dilakukan bersama-sama dalam situasi serbaketat dan sulit seperti sekarang.Apalagi, harga minyak dunia betul-betul tak bisa diajak kompromi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebutlah kontrak berjangka minyak utama New York jenis <em>light sweet</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk pengiriman Juni, tercatat naik US$ 21 sen menjadi US$ 118,09 per barel. Kontrak ditutup pada kisaran US$ 118,30, Kamis  di New York Mercantile Exchange (Nymex).</p>
<p style="text-align:justify;">Harga minyak terus meroket dipicu berbagai laporan terkait cadangan energi AS yang menyusut dan pasokan yang kian mengkhawatirkan. Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengatakan, per 18 April 2008, cadangan gasolin AS turun 3,2 juta barel.<span id="more-68"></span> Harga minyak yang sudah begitu jauh di atas US$ 95 yang ditetapkan dalam APBN-P 2008, tentu berpengaruh pula kepada Indonesia Crude Price (ICP).</p>
<p style="text-align:justify;">Parahnya lagi, <em>lifting</em> minyak sudah <em>ngos-ngosan</em> dan tak mungkin lagi digenjot. APBN-P pun butuh penyelamatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengamat ekonomi dari CSIS Pande Radja Silalahi mengatakan, pemerintah harus segera mempercepat pemanfaatan panas bumi, mikrohidro, bahan bakar nabati, dan batubara untuk listrik.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua untuk mengurangi konsumsi BBM.  “Pemerintah terlambat merumuskan kebijakan energi. Pemerintah harus bekerja keras mengantisipasi penekanan subsidi energi,” kata Pande.</p>
<p style="text-align:justify;">Penghematan memang harus segera dilakukan. Misalnya, mempersiapkan pemakaian bahan bakar gas (BBG) massal di sektor transportasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama ini penghematan masih jalan di tempat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui konsumsi BBM premium dan solar bersubsidi selama kuartal I melewati kuota yang ditetapkan. Konsumsi BBM kuartal I tercatat 9,6 juta kiloliter. Target pemerintah hingga akhir tahun 35,5 juta kiloliter.</p>
<p style="text-align:justify;">Wapres M Jusuf Kalla pun meminta percepatan program penghematan sektor kelistrikan dan BBM. Percepatan itu dilakukan agar subsidi yang diberikan tidak membengkak.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sektor kelistrikan, penghematan dilakukan dengan mempercepat penggunaan gas yang semula pada 2009 menjadi tahun ini sehinga bisa berhemat Rp 5 triliun.</p>
<p style="text-align:justify;">PLN juga akan menggunakan minyak bakar sebagai pengganti solar. Pengalihan itu akan menghemat pengeluaran Rp 1,5-2 triliun.</p>
<p style="text-align:justify;">Wakil Direktur Utama Pertamina Iin Arifin Tahyan mengatakan, pihaknya segera mempercepat konversi minyak tanah ke gas dari 15 juta menjadi 20 juta kepala keluarga pada 2008.Menurutnya, tahun ini akan dikonversi dua juta kiloliter minyak tanah ke gas.</p>
<p style="text-align:justify;">Penghematan jelas butuh langkah konkret. Tak hanya lewat kebijakan di tingkat pusat, tapi juga menumbuhkan kesadaran semua pihak akan arti penting menyelamatkan APBN-P 2008. Menyelamatkan ekonomi negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini, yang dibutuhkan bukan debat kusir atau pun omong-omong kosong soal BBM dan anggaran. Sebab, Indonesia sudah sangat terlambat dalam kebijakan energi nasional, terutama menyangkut pengurangan ketergantungan terhadap minyak bumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada baiknya menyimak langkah kongkret Provinsi Jambi yang berinisiatif menggunakan briket batubara sebagai alternatif pengganti BBM. Terutama untuk kebutuhan pengusaha rumah tangga, pengrajin, dan masyarakat menengah ke bawah.</p>
<p style="text-align:justify;">Langkah itu sangat taktis dan beralasan. Sebab, potensi batubara di Jambi mencapai ratusan bahkan miliaran ton yang belum digali. Baru sebagian yang digali oleh investor dalam negeri, terutama di Kabupaten Bungo dan Sarolangun.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang tinggal bagaimana pemerintah memberikan kesadaran dan mempelopori kegiatan berhemat, khususnya energi dan BBM, menjadi sebuah gerakan nasional yang dahsyat.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bermula.wordpress.com/68/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bermula.wordpress.com/68/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bermula.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bermula.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bermula.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bermula.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bermula.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bermula.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bermula.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bermula.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bermula.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bermula.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=68&subd=bermula&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bermula.wordpress.com/2008/04/24/berhemat-atau-tidak-selamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58719e4411e819bd2e2d775a97810c89?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bermula</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>