<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>United ampe mateeE,.... &#187; EnVironT</title>
	<atom:link href="http://bermula.wordpress.com/category/environt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bermula.wordpress.com</link>
	<description>Hidup, andaikan esok mati,..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Sep 2008 13:47:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bermula.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/eb49becdefd95d3bd588f8245ee3e684?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>United ampe mateeE,.... &#187; EnVironT</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>E-WasTe Mengancam Negara Berkembang,..</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com/2008/06/24/e-waste-mengancam-negara-berkembang/</link>
		<comments>http://bermula.wordpress.com/2008/06/24/e-waste-mengancam-negara-berkembang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 07:25:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bermula</dc:creator>
				<category><![CDATA[EnVironT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bermula.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Revolusi teknologi mengubah dunia dengan beragam produksi perangkat canggih. Namun salah satu dampak yang sukar ditangani adalah sampah elektronik. Menurut para ilmuwan lingkungan, selain pemanasan global, masalah sampah elektronik adalah yang paling mengancam planet bumi.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, sekitar 20 sampai 50 juta ton sampah elektronik dihasilkan per tahunnya. Parahnya, 70 persen dari limbah itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=92&subd=bermula&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Revolusi teknologi mengubah dunia dengan beragam produksi perangkat canggih. Namun salah satu dampak yang sukar ditangani adalah sampah elektronik. Menurut para ilmuwan lingkungan, selain pemanasan global, masalah sampah elektronik adalah yang paling mengancam planet bumi.</p>
<p>Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, sekitar 20 sampai 50 juta ton sampah elektronik dihasilkan per tahunnya. Parahnya, 70 persen dari limbah itu dibuang di negara-negara miskin dan berkembang.</p>
<p>Adapun menurut studi lembaga lingkungan Greenpeace, pada tahun 2010 akan terjadi peningkatan ratusan persen jumlah sampah elektronik di negara berkembang. Ekspor limbah mudah terjadi karena lemahnya regulasi di negara -negara itu, semisal di China, Filipina atau Vietnam.</p>
<p>Efeknya pun amat buruk. Para pekerja yang ingin mendapat untung dari sisa-sisa elektronik terekspos racun dari tumpukan sampah. Demikian pula dengan alam sekitar jadi tercemar mengingat banyak bahan beracun dipakai dalam pembuatan perangkat elektronik.</p>
<p>Kritik pun berdatangan bahwa negara maju semacam Amerika Serikat, Uni Eropa atau Kanada tidak berbuat apa-apa meski masalah terus terjadi. Mereka terus saja membuang sampah elektronik ke negara lain.</p>
<p>&#8220;Amerika dan Kanada tetap mengekspor sampah komputer ke negara berkembang karena dalam hukum di sana, komputer bekas dianggap bukan limbah,&#8221; ungkap Ibrahim Shafii, Technical Program Officer untuk Secretariat of the Basel Convention, perjanjian lingkungan mengenai limbah elektronik.</p>
<p>Solusinya, regulasi sampah elektronik dunia harus diperketat. Kesadaran masyarakat juga perlu ditingkatkan soal bahaya sampah elektronik.</p>
<p>Semoga semua sadar, bahwa bumi ini titipan dari generasi yang akan datang. So,&#8230; Bertindak sekarang untuk &#8220;Save Our Earth Clean&#8221;!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bermula.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bermula.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bermula.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bermula.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bermula.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bermula.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bermula.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bermula.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bermula.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bermula.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bermula.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bermula.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=92&subd=bermula&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bermula.wordpress.com/2008/06/24/e-waste-mengancam-negara-berkembang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58719e4411e819bd2e2d775a97810c89?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bermula</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Stand-Up N Speak-Up,&#8230;</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com/2008/06/05/stand-up-n-speak-up/</link>
		<comments>http://bermula.wordpress.com/2008/06/05/stand-up-n-speak-up/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 01:34:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bermula</dc:creator>
				<category><![CDATA[EnVironT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bermula.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, tepatnya tanggal 5 juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Penetapannya dimulai sejak tahun 1972 melalui Sidang Umum PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Pada tahun yang sama dibentuk pula UNEP (United Nations Environment Program) yang bertanggung jawab terhadap peringatan World Environment Day setiap tahunnya di berbagai negara. 
 
Maksud dari adanya peringatan hari lingkungan hidup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=72&subd=bermula&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span>Hari ini, tepatnya tanggal 5 juni diperingati sebagai </span><span>Hari Lingkungan Hidup Sedunia</span><span>. Penetapannya dimulai sejak tahun 1972 melalui Sidang Umum PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Pada tahun yang sama dibentuk pula UNEP (United Nations Environment Program) yang bertanggung jawab terhadap peringatan World Environment Day setiap tahunnya di berbagai negara. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span>Maksud dari adanya peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini adalah untuk meningkatkan kesadaran bagi siapa saja dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan perhatian pemerintah diberbagai negara dalam mengatasi masalah lingkungan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span>Aksi nyata pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan adalah hal yang sangat penting, mengingat bumi yang kita tempati telah menjadi renta sebelum waktunya akibat ulah manusia. Penebangan liar menyebabkan hutan gundul, longsor dan banjir, sampah yang tidak bisa di daur ulang, eksploitasi terhadap isi perut bumi yang berlebihan, pencemaran udara yang mengakibatkan global warming serta pencemaran lainnya, semuanya itu terakumulasi dan menjadikan sumbangsih manusia bagi kehancuran bumi dan manusia itu sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span>Akibat masalah lingkungan yang tidak terjaga, telah kita rasakan hari ini, udara menjadi lebih panas, cuaca yang sulit diprediksi berakibat buruk pada pertanian (gagal panen), dimasa yang akan datang tidak menutup kemungkinan pulau-pulau akan tenggelam, negara-negara pantai, wilayahnya akan menyusut, kekurangan air bersih dan masih banyak lagi ketidaknyamanan yang dirasakan manusia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span> </span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;padding-left:30px;"><span>Tema hari lingkungan hidup sedunia 2008 yang ditetapkan oleh UNEP (Badan Lingkungan Hidup Dunia) adalah “CarbonDioxide! Kick The Habit, Toward a Low Carbon Economy”, disesuaikan dengan kondisi di Indonesia tema itu menjadi </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;padding-left:30px;"><span><span style="text-decoration:line-through;">“UBAH PERILAKU DAN CEGAH PENCEMARAN LINGKUNGAN”</span>.</span></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span>Akankah hari lingkungan hidup sedunia ini menggugah manusia menjadi lebih bijak dalam menjaga lingkungannya dari berbagai pencemaran?? Akankah manusia yang hidup hari ini mampu mewariskan kondisi bumi (lingkungan) sama dengan hari ini, lebih baik ataukah lebih buruk??? Mari kita jawab pertanyaan itu dengan aksi nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span>Sebuah tantangan menarik bagi Anda dan kita semua, bagaimana membuat lingkungan (bumi) menjadi lebih baik dimasa datang …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span> </span></p>
<p style="text-align:justify;">Saatnya kita berdiri dan bertindak (stand-up and speak-up), untuk melestarikan lingkungan kita demi generasi yang akan datang.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bermula.wordpress.com/72/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bermula.wordpress.com/72/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bermula.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bermula.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bermula.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bermula.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bermula.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bermula.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bermula.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bermula.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bermula.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bermula.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=72&subd=bermula&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bermula.wordpress.com/2008/06/05/stand-up-n-speak-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58719e4411e819bd2e2d775a97810c89?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bermula</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suara Ibu Bumi</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com/2008/04/22/suara-ibu-bumi/</link>
		<comments>http://bermula.wordpress.com/2008/04/22/suara-ibu-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 11:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bermula</dc:creator>
				<category><![CDATA[EnVironT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bermula.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Klik Video &#8216;Hutanku Meratap&#8217; dan Berikan Perhatian Anda kepada Kondisi Hutan Indonesia
Sebagai paru-paru dunia, hutan tropika Indonesia telah berkurang dalam laju yang mencemaskan, disebabkan oleh konversi, pembalakan liar dan eksploitasi yang berlebihan.
Tidak ada lagi tempat bagi masyarakat hutan untuk tinggal ketika hutan mereka berubah menjadi tambang,
ribuan orang meratap ketika rumah mereka hanyut oleh banjir, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=63&subd=bermula&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Klik Video &#8216;Hutanku Meratap&#8217; dan Berikan Perhatian Anda kepada Kondisi Hutan Indonesia</p>
<p>Sebagai paru-paru dunia, hutan tropika <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia </span>telah berkurang dalam laju yang mencemaskan, disebabkan oleh konversi, pembalakan liar dan eksploitasi yang berlebihan.</p>
<p>Tidak ada lagi tempat bagi masyarakat hutan untuk tinggal ketika hutan mereka berubah menjadi tambang,<br />
ribuan orang meratap ketika rumah mereka hanyut oleh banjir, dan hutan menjadi sepi ketika tidak lagi suara burung yang bernyanyi dan tiada lagi orang utan meloncat dari satu pohon ke pohon lain.</p>
<p>Sebelum semuanya benar-benar musnah, dan hanya menjadi cerita bagi generasi berikut, luangkan waktu anda 7.36 menit pada hari bumi dan anda akan menjadi seorang saksimata kehancuran hutan Indonesia.</p>
<p>Klik  www.gekkovoices.com dan saksikan &#8216;HUTANKU MERATAP&#8217; dedikasikan untuk membawakan suara dari Ibu Bumi.</p>
<p>Diproduksi oleh Gekko Studio, bekerjasama dengan Rizaldi Siagian dan Slamet Widodo,</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">&#8212; keduanya adalah seniman yang telah mendedikasikan karyanya untuk menulis puisi dan membungkusnya dalam musik tradisional <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">dayak</span>, &#8212;</p>
<p style="text-align:center;">kami membawakan &#8216;HUTANKU MERATAP&#8217; untuk mendapat perhatian anda.</p>
</blockquote>
<p>Jika anda telah selesai menyaksikan video ini dan anda memiliki mimpi yang sama dengan kami, bagikanlah kepada teman-teman anda sekalian.  Bersama kita dapat menyelamatkan salah satu hutan tropis dunia.</p>
<p>Masa depan planet ini berada di tangan anda.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bermula.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bermula.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bermula.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bermula.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bermula.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bermula.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bermula.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bermula.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bermula.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bermula.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bermula.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bermula.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=63&subd=bermula&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bermula.wordpress.com/2008/04/22/suara-ibu-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58719e4411e819bd2e2d775a97810c89?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bermula</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unilever serta sumbangsihnya pada Kerusakan Hutan</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com/2008/04/22/unilever-serta-sumbangsihnya-pada-kerusakan-hutan/</link>
		<comments>http://bermula.wordpress.com/2008/04/22/unilever-serta-sumbangsihnya-pada-kerusakan-hutan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 11:33:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bermula</dc:creator>
				<category><![CDATA[EnVironT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bermula.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Unilever, nama dibalik berbagai merek besar dunia, termasuk sabun Dove, ternyata menyumbang perusakan hutan serta lahan gambut Indonesia, ekosistem terakhir di muka bumi
yang merupakan cadangan karbon yang besar serta merupakan habitat orangutan serta satwa langka lainnya.
Dalam laporan yang bernada keras, bertajuk &#8220;Membakar Kalimantan&#8221;, Greenpeace membeberkan laporan baru yang menunjukkan titik-titik dimana para pemasok Unilever menghancurkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=60&subd=bermula&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Unilever, nama dibalik berbagai merek besar dunia, termasuk sabun Dove, ternyata menyumbang perusakan hutan serta lahan gambut <span class="yshortcuts">Indonesia</span>, ekosistem terakhir di muka bumi<br />
yang merupakan cadangan karbon yang besar serta merupakan habitat orangutan serta satwa langka lainnya.</p>
<p>Dalam laporan yang bernada keras, bertajuk &#8220;Membakar Kalimantan&#8221;, <span class="yshortcuts">Greenpeace</span> membeberkan laporan baru yang menunjukkan titik-titik dimana para pemasok Unilever menghancurkan hutan gambut dan habitat orang utandemi menanam kelapa sawit, salah satu bahan penting dalam pembuatan merek sabun terkenal Unilever.</p>
<blockquote><p>&#8220;Sungguh keterlaluan apabila hutan hujan kita terus dirusak demi produksi <span class="yshortcuts">minyak kelapa sawit</span>. <span class="yshortcuts">Greenpeace</span> telah berkali-kali menyerukan pemerintah Indonesia untukmenyatakan moratorium guna menyelamatkan hutan dan lahan gambut tersisa dari penghancuran hanya demi sabun dan shampo&#8221;,</p>
<p style="text-align:right;">Hapsoro, juru kampanye hutan <span class="yshortcuts">Greenpeace</span> Asia Tenggara.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:right;">
<p style="text-align:left;">Sebagai mana kita ketahui sebelumnya, kerusakan hutan Indonesia terjadi lebih pesat dibandingkan negara pemilik hutan lainnya di dunia. Hal ini menjadikan <span class="yshortcuts">Indonesia </span>penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar ketiga di muka bumi. Lahan gambut yang dalam di kawasan ini ketika dikeringkan dan kemudian dibakar dalam proses mempersiapkan lahan baru untuk <span class="yshortcuts">perkebunan kelapa<br />
sawit</span> menghasilkan karbon dioksida dalam jumlah yang besar. Kawasan lahan gambut ini bertanggung jawab atas 4% dari jumlah emisi gas rumah kaca dunia.<span id="more-60"></span></p>
<p>Laporan ini juga menjelaskan bagaimana pertumbuhan sektor kelapa sawit memberikan dampak buruk terhadap keanekaragaman hayati. Jumlah populasi orangutan merosot drastis dan terancam kepunahan.</p>
<p>Dengan memetakan kawasan yang dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan kunci yang menjadi pemasok perusahaan Unilever, laporan ini menjelaskan bagaimana perusahaan dengan hubungan langsung dengan Unilever saat ini membabat habitat orangutan yang tersisa. Laporan ini juga mencakup riset lapangan yang dilakukan oleh <span class="yshortcuts">Greenpeace</span> di bulan-bulan awal tahun 2008.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">&#8220;Kami tercengang saat mengetahui bagaimana Unilever, yang merupakan salah satu pengguna <span class="yshortcuts">minyak kelapa sawit</span> terbesar di dunia dan merupakan pemrakarsa utama Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO), suatu organisasi industri yang dibentuk untuk memastikan produksi <span class="yshortcuts">minyak kelapa sawit</span> yang ramah lingkungan, ternyata tidak melakukan apapun untuk mengehentikan para pemasok merusak hutan serta lahan gambut,&#8221; ujar Sue Connor dari <span class="yshortcuts">Greenpeace</span> Internasional di <span class="yshortcuts">Jakarta</span>, &#8220;Kecuali Unilever membersihkan segenap operasinya orangutan akan punah lebih cepat, kita kehilangan kesempatan bertindak mencegah bencana iklim.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:left;">Maka dari itu, dalam rangka memperingati World Day. Saatnya kita</p>
<ul>
<li><span class="yshortcuts">M</span>enyerukan Unilever agar secara terbuka mendeklarasikan penghentikan perluasan lahan kelapa sawit pada kawasan hutan dan lahan gambut serta berhenti berbisnis dengan pemasok yang terus merusakhutan hujan tropis.</li>
<li><span class="yshortcuts">M</span>enyerukan pemerintah Indonesia untuk segera mendeklarasikan moratorium konversi lahan gambut dan hutan dengan kriteria minimum sebagai berikut:</li>
</ul>
<ol>
<li>Tidak ada perkebunan baru dalam kawasan hutan yang sudah dipetakan,</li>
<li>Tidak ada perkebunan baru yang dibuka dengan cara merusak lahan gambut,</li>
<li>Tidak ada perkebunan atau perluasan areal perkebunan pasca-November 2005 yang dihasilkan dari deforestasi atau merusak kawasan dengan nilai konservasi tinggi (High Conservation Value Forest, HCVF),</li>
<li>Tidak ada perkebunan atau perluasan areal perkebunan pada kawasan masyarakat adat atau kelompok masyarakat yang menggantungkan hidup mereka pada hutan tanpa persetujuan mereka yang diambil tanpa tekanan (free prior informed consent, FPIC),</li>
<li>Menginformasikan secara terbuka rantai lacak pasokan serta sistem segregasi yang dapat menandai dan mengecualikan <span class="yshortcuts">minyak kelapa sawit</span>dari kelompok yang gagal memenuhi kriteria di atas.</li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bermula.wordpress.com/60/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bermula.wordpress.com/60/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bermula.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bermula.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bermula.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bermula.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bermula.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bermula.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bermula.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bermula.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bermula.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bermula.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=60&subd=bermula&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bermula.wordpress.com/2008/04/22/unilever-serta-sumbangsihnya-pada-kerusakan-hutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58719e4411e819bd2e2d775a97810c89?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bermula</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saatnya Kita Bersahabat dengan Alam</title>
		<link>http://bermula.wordpress.com/2008/04/19/saatnya-kita-bersahabat-dengan-alam/</link>
		<comments>http://bermula.wordpress.com/2008/04/19/saatnya-kita-bersahabat-dengan-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 13:27:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bermula</dc:creator>
				<category><![CDATA[EnVironT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bermula.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini bencana alam melanda hampir di seluruh pelosok Indonesia.
Tak terkecuali ibu kota negeri ini, Jakarta.
Gempa juga terjadi dimana &#8211; mana.
Fenomena alam yang terjadi terus-menerus itu merupakan salah satu tanda telah terjadi ketidakseimbangan ekosistem.
Melihat berbagai kerusakan dan bencana alam itu, seringkali kita mengajukan pertanyaan pada diri kita sendiri, apakah yang terjadi dengan alam kita ?
Mengapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=32&subd=bermula&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Akhir-akhir ini bencana alam melanda hampir di seluruh pelosok <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Indonesia</span>.<br />
Tak terkecuali ibu kota negeri ini, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Jakarta</span>.</p>
<p>Gempa juga terjadi dimana &#8211; mana.</p>
<p>Fenomena alam yang terjadi terus-menerus itu merupakan salah satu tanda telah terjadi ketidakseimbangan ekosistem.</p>
<p>Melihat berbagai kerusakan dan bencana alam itu, seringkali kita mengajukan pertanyaan pada diri kita sendiri, apakah yang terjadi dengan alam kita ?<br />
Mengapa alam tidak lagi bersahabat dan tidak ramah terhadap bangsa <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Indonesia</span>?<br />
Apa yang diinginkan dari Illahi atas bencana yang terjadi terus-menerus di negeri ini?</p>
<p><span id="more-32"></span></p>
<p>Pertanyaan itu mencerminkan bahwa pemahaman serta paradigma berpikir kita tidak berdasar dan komprehensif dalam menyikap persoalan-persoalan yang terjadi.<br />
Karena persoalan yang sebenarnya bukan pada alam kita, tetapi bagaimana kita memperlakukan alam semesta kita ini dan kaitannya dengan fenomena bencana yang terjadi?</p>
<p>Dengan kata lain, pertanyaannya adalah apa yang telah kita lakukan pada alam kita?<br />
Apakah kita telah bersikap ramah terhadap alam ini? Sebab, keramahan kita dalam memperlakukan alam lebih lanjut akan berdampak pada keramahan alam itu sendiri kepada kita.</p>
<p>Keduanya menciptakan hubungan timbal balik.<br />
Karenanya, ketika terjadi berbagai bencana alam, maka pertanyaannya adalah apakah itu wujud dari ketidakramahan alam, atau akibat dari ketidakramahan kita dalam memperlakukan alam?</p>
<p>Oleh karena itu, jawaban atas pertanyaan itu adalah bagaimana manusia (<span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Indonesia</span>) menjalin relasi dengan alam (<span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>), bukan bagaimana alam menjalin relasi dengan kita sebagai manusia.</p>
<p>Jika kita ingin memahami dan mengatasi berbagai persoalan yang menyangkut kerusakan alam, <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span> khususnya, maka secara mendasar kita harus berangkat dari paradigma yang benar.<br />
Kesalahan paradigmatik akan menghasilkan diagnosa yang salah tentang akar permasalahan.<br />
Itu artinya, bahwa kita juga akan salah dalam menerapkan solusinya.<br />
Oleh karena itu, keberhasilan dalam menyelesaikan persoalan ini adalah berangkat dari paradigma yang tepat.</p>
<p>Lalu, bagaimana pola relasi yang selama ini terjalin antara manusia <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span> dengan alam <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>.<br />
Bagaimana pola relasi yang harus dikonstruksikan di masa depan?</p>
<p>Secara paradigmatik, pola relasi yang terjalin antara manusia <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span> dengan alam <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span> selama ini adalah pola relasi subjek-objek.<br />
Dalam hal ini, manusia bertindak sebagai subjeknya dan alam sebagai objeknya.<br />
Ini pola relasi yang bersifat dominatif-eksploita tif.</p>
<p>Pola relasi subjek-objek ini tidak memberikan ruang penghargaan kepada alam sebagai tempat di mana manusia bisa mendapatkan kebutuhannya.<br />
Dalam hal ini, alam diposisikan sebagai benda mati yang tidak membutuhkan penghargaan.<br />
Ini merupakan pola pikir yang tidak proporsional dalam memposisikan alam.</p>
<p>Kesalahan mendasar paradigmatik ini adalah memandang alam dan manusia sebagai dua hal yang berbeda dan terpisah. Akibatnya, kerusakan yang terjadi di alam semesta tidak dianggap sebagai ancaman terhadap eksistensi manusia itu sendiri.</p>
<p>Ini merupakan sebuah kesalahan cara pandang yang sangat fundamental.<br />
Karena secara faktual, kerusakan yang terjadi pada alam semesta, sebenarnya merupakan ancaman terhadap masa depan kehidupan manusia <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>.<br />
Kerusakan alam <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>, secara langsung berdampak kepada manusia <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span> secara umum.<br />
Misalnya, banjir, tanah longsor, tsunami dan bentuk bencana alam lainnya â€“yang telah merenggut ratusan bahkan ribuan jiwa dan uang miliaran rupiah â€” membuktikan bagaimana kerusakan alam semesta berdampak dan mengancam kehidupan manusia <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>.</p>
<p>Bertolak dari fakta ini, maka kita dapat menyimpulkan bahwa manusia dan alam pada dasarnya merupakan satu kesatuan.<br />
Keduanya bukan merupakan dua entitas yang terpisah. Manusia dan alam semesta merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.</p>
<p>Itulah pradigma yang harus kita tanamkan dalam kesadaran kita sebagai manusia <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Indonesia</span> dalam menjalin relasi dengan alam.<br />
Kita harus tanamkan kesadaran bahwa kerusakan alam semesta merupakan ancaman terhadap<br />
eksistensi manusia itu sendiri.<br />
Masa depan eksistensi alam semesta, secara fundamental merupakan masa depan keberlangsungan hidup manusia itu sendiri.</p>
<p>Kesadaran itulah yang harus kita pegang dan tanamkan dalam kesadaran paradigmatik kita.<br />
Bertumpu pada logika itu, maka kita harus merubah pola relasi kita dengan alam, dari hubungan subjek-objek menuju pola relasi subjek-subjek.<br />
Dalam hal ini kita tidak menempatkan alam sebagai objek, tapi juga subjek seperti kita juga.</p>
<p>Dalam pola relasi ini, alam ti-dak diposisikan sebagai benda mati, tapi juga sebagai entitas yang juga hidup seperti kita.<br />
Ini merupakan pola relasi yang egaliter dan sederajat antara manusia dan alam, tidak dominatif-eksploita tif.</p>
<p>Dengan paradigma seperti ini, maka kita akan menghargai alam semesta sama dan setara dengan penghargaan kita terhadap diri sendiri.<br />
Dalam pola relasi subjek-subjek tersebut, manusia akan menghargai dan menjaga alam semesta sama sebagaimana ia menghargai dan menjaga dirinya sendiri.<br />
Sehingga kondisi itu akan mempengaruhi kita dalam menggunakan menggunakan teknologi, sebagai sarana eksploitasi sumber daya alam yang ada.</p>
<p>Dengan pola relasi subjek-sujek maka manusia (<span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>) akan menggunakan teknologi sebagai sarana (alat) untuk menghargai alam (<span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>), bukan sebagai sarana untuk mengeruk kekayaan alam yang cenderung bersifat dominatif-eksploita tif seperti yang terjadi selama ini.<br />
Teknologi yang kita gunakan nantinya adalah teknologi yang bersifat ramah lingkungan sebagai perwujudan dari usaha untuk menghargai alam itu sendiri.</p>
<p>Paradigma inilah yang harus dipegang oleh manusia (<span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>) saat ini, dalam menyikapi alam (<span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Indonesia</span>). Kita harus beralih pada pola relasi yang menempatkan alam</p>
<p>sebagai subjek, bukan semata objek.<br />
Dengan perubahan paradigma ini maka kerusakan alam semesta dapat dicegah dan diantisipasi.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bermula.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bermula.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bermula.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bermula.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bermula.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bermula.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bermula.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bermula.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bermula.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bermula.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bermula.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bermula.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bermula.wordpress.com&blog=3464702&post=32&subd=bermula&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bermula.wordpress.com/2008/04/19/saatnya-kita-bersahabat-dengan-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58719e4411e819bd2e2d775a97810c89?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bermula</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>