Arsenal Masuk Kotak,….

“Saya Pikir, Ini menjadi permainan yang terbuka- Permainan terbuka pada babak pertama.

Kita membutuhkan usaha lebih keras pada babak kedua, ini dikarenakan Arsenal tampil

ngotot menghadapi kami.”

– Owen Hargreaves

Berkat gol Owen Hargreaves, Manchester United berhasil menjaga jarak dari Chelsea dalam persaingan menuju juara Liga Premier dengan mengalahkan Arsenal 2-1 di Old Trafford, Minggu (13/4).

Dengan demikian, MU unggul empat angka atas Chelsea untuk terus memimpin Liga Premier. Namun Chelsea masih bisa memotong jarak kembali menjadi satu poin jika di hari Senin mampu mengalahkan Wigan Athletic.

Adapun Arsenal secara virtual sudah kehilangan peluang untuk bisa meraih trofi.

Sebenarnya, Arsenal memulai pertandingan dengan baik.

Kegagalan menembus semifinal Liga Champions akibat didepak Liverpool tengah pekan kemarin membuat Arsenal bermain habis-habisan di laga ini.

Kombinasi Robin van Persie, Emmanuel Adebayor dan Cesc Fabregas serta Aleksandr Hleb beberapa kali merepotkan pertahanan MU yang kali ini sudah diperkuat kembali oleh RioFerdinand kendati belum diperkokoh oleh Nemanja Vidic.

Berkat Ferdinand pula, ancaman Arsenal di menit ke-13 melalui Adebayor hanya melahirkan sepak pojok.

Sementara di menit ke-35, Adebayor sendiri yang membuang kesempatan emas saat tendangannya sangat lemah sehingga mudah diantisipasi kiper Edwin van der Sar kendati sudah saling berhadapan.

Semenit kemudian giliran MU yang mengancam, Wayen Rooney yang menerima bola terobosan seharusnya bisa membawa MU unggul jika tak ada kiper gaek Jens Lehmann di bawah mistar Arsenal.

Arsenal yang lebih banyak merepotkan pertahanan MU akhirnya mampu membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-48 setelah Adebayor menanduk bola silang Van Persie yang coba ditepis Vander Sar.

Tetapi keunggulan Arsenal kembali hanya bisa bertahan beberapa saat karena di menit ke-54 giliranCristiano Ronaldo memastikan skor imbang 1-1 lewat titik putih setelah William Gallaskedapatan handsball di kotak terlarang.

Gol ini membuat MU makin beringas, apalagi sejak awal babak kedua, MU sudah memainkan Carlos Tevez untuk menggantikan Park Ji-Sung yang tak berkembang.

Pada menit ke-71, Gilberto melakukan pelanggaran terhadap Patrice Evra. Hasilnya wasit memberi hukuman tendangan bebas yang kemudian bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Hargreaves dengan eksekusinya melewati Lehmann.

Setelah kedudukan berubah 2-1 untuk tuan rumah, tekanan pun berbalik kepada Arsenal.

Pelatih Asene Wenger pun memasukkan Nicklas Bendtner guna menambah daya gebrak. Dan selama 10 menit pamungkas, Arsenal benar-benar mengurung pertahanan tuan rumah.

Sedikitnya ada dua peluang emas Arsenal untuk menjaringkan gol penyeimbang.

Di menit ke-68, Fabregas mengirim umpan silang dan disambut tandukan Bendtner yang sayangnya masih mengarah tepat pada Van der Sar.

Penyerang muda Denmark itu kembali mengancam di menit pamungkas. Kali ini tandukan terakhirnya mengarah ke pojok gawang, namun Van der Sar lagi-lagi membuktikan dirinya sebagaibenteng terakhir MU yang sangat kokoh.

Formasi:

MU :

Van der Sar, Brown, Ferdinand, Pique, Evra, Ronaldo, Carrick, Hargreaves (Giggs*89), Scholes (Anderson *55), Rooney.

Arsenal :

Lehmann, Toure (Hoyte *85), Gallas, Song, Clichy, Eboue (walcott *61), Fabregas, Gilberto, Hleb, Van Persie (Bendtner *75), Adebayor.

1 Comment

  1. yaaaa aq ngawasin ampe pertandingan slese .. … karena……..he2x


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s