Tragis,..

Pertandingan yang ditunggu publik bola mania seantero jagad lenyap tak berbekas.

Hal ini berkenaan dengan hukuman yang diberikan Depkominfo atas pelanggaran yang dilakukan salah satu televisi berlangganan berbasis di Malaysia itu.

Tak ada pilihan lain, karena stasiun inilah yang memiliki hak siar utama kompetisi yang notabene terbaik “didunia”.

Sungguh sangat pelik masalah yang diahadapi dunia pertelevisian Indonesia, hak siar English Premier League (EPL) tahun lalu diambil oleh stasiun televisi lokal. Karena komersialisasi hak siar kompensasi biaya tayang membumbung tinggi, televisi lokal tidak mampu memenuhi kompensasi hak siar yang diajukan.

Sebagaimana kita ketahui, tayangan sepakbola dilayar kaca merupakan hiburan “murah” yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Tayangan ini bak sebuah tali emosional pemersatu dalam lingkup lebih kecil. para supporter dari tiap Club memiliki jalinan emosional yang kuat.

Tayangan ini mendobrak sekat-sekat sosial antara si kaya dan si miskin, tua-muda, ataupun antar suku.

Semoga ada jalan terang yang memberikan kesejukan akan rindunya kaum pertelevisian Indonesia akan tayangan sepakbola berkualitas.

Hampir habis harapan akan prestasi persepakbolaan negeri ini.

1 Comment

  1. seruan ini mwakili para maniak bolaa…..
    stju kalo TSB didaulat sbagai jalur-lintas-sosial…..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s