Bodrex+Coke!!! Apa jadinya ya???

Ada-ada aja ye orang Indonesia. Selalu kaya akan sensasi, gandrung akan tantangan.

Baru-baru ini ada berita yang mengundang gelak tawa.

“Pesta Miras di Bulan Ramadan, 6 Orang Tewas”.

Terkesan seperti pada berita di acara infotainment kejahatan (Sergap) yang mengkisahkan mengenai seorang mabuk dan tewas karena terlalu banyak menengak cairan haram ini. Namun cukup menggelitik, mungkin karena butuh tantangan lebih dari sekedar miras. Beberapa orang di Indramayu ini mengoplos beberapa kandungan berbahaya pada mirasnya. Kalo sekedar minuman soda dicampur bodrex tak jarang kita mendengarnya. Yang satu ini lain, tak cukup akan sensasi memabukkan vodka, sang pencetus ide mencampurkan dengan minuman suplemen penambah gairah serta yang mengherankan, dioplos lagi dengan lotion anti nyamuk. Wah hebat,…

Hasilnya, para korban sebelum meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya dengan tidak merasakan rasa sakit.

Bunuh diri yang efektif dan efisien,..hehe

Berikut ini saya sajikan artikel menarik mengenai fenomena oplosan minuman bersoda dengan bodrex :

Sangat tidak dianjurkan minum coke berbarengan dengan bodrex..!!! benarkah itu?

Mitos ini berkembang lebih luas sewaktu saya SD. Katanya, dengan kombinasi yang pas, Bodrex dan Coca-Cola jika diminum bersama bisa membuat teler. Bahkan, tidak harus Bodrex atau Coca-Cola. Sembarang obat-obatan seperti Aspirin, Paramex, Sanaflu, dan Sprite, Pepsi, atau soda jenis lain, kalau dikombinasikan bisa membuat fly, dan jika overdosis bisa menyebabkan kematian.

Tentunya kisah-kisah ini hanya sebuah urban legend belaka. Untuk membuktikan kalau urban legend ini salah, ada satu percobaan untuk membuktikan bahwa kombinasi soda dan obat tidak mematikan. Sebagai kelinci percobaan, saya menggunakan teman saya yang beberapa hari yang lalu sedang flu berat.

(maapin ya fren, semua ini demi kebaikan umat.  Hehe).

Saya memberikan satu dosis Actifed beserta satu gelas Coke kepada si kelinci percobaan. Kemudian obyek percobaan saya diamkan beberapa jam untuk beristirahat dan saya pantau kesehatannya tiap satu jam. Paginya, masih sehat walafiat. Bahkan gejala flu-nya sudah mulai berkurang. Disini terbukti bahwa: Bodrex (dan obat-obatan lain) tidak mematikan dan tidak membuat teler jika diminum bersama Coca-Cola (atau Sprite, Pepsi, soda, dll).

Perlu kita ketahui bersama bahwa bahan dasar Coca-Cola (dan minuman berkarbonasi lain) adalah Asam Karbonat (H2CO3) yang merupakan reaksi gas Karbondioksida (CO2) dengan air (H2O):

CO2 + H2O ↔ H2CO3

Asam karbonat inilah yang menyebabkan rasa semriwing ketika diminum. Asam ini sangat tidak stabil dan sangat mudah terurai kembali menjadi gas Karbon dioksida dan air. Karbon dioksida sendiri adalah gas yang tidak reaktif (berarti tidak mudah bereksi dengan obat yang diminum) dan tidak beracun, dan air… jangankan meracuni, membuat tambah gemuk saja tidak bisa kok.

Minuman soda bukan zat berbahaya. Hanya karena di lidah rasanya lucu, tidak berarti zat tersebut dapat merenggut nyawa anda. Bagi saya, satu-satunya mengkhawatirkan dari minuman semacam Coca-Cola dan Sprite adalah kandungan kalori yang cukup tinggi akibat banyaknya pemanis yang digunakan. Satu kaleng Coca-Cola 330ml misalnya, mengandung 140 kilo kalori. Untuk orang yang beratnya selalu bermasalah seperti saya, untuk membakar 140 kilo kalori saya harus lari 9 km/jam selama 15 menit.

Berarti benar, kalo cuma minuman soda campur Bodrex mah ga ngefek terlalu banged.

Tapi taw deh kalo Bodrexnya sekilo.

hehehe

Disclaimer: percobaan ini baru dilakukan kepada satu kelinci percobaan. Konsultasikan dengan dokter anda untuk memastikan kecocokan obat dengan soda.

DonT try this at home

8 Comments

  1. waaaa… jgn2 si arum lo pakek p’cobaan.. jahat loe… hi5x

  2. Setuju!! Kebanyakan minum soda/beer bikin ‘ndut…😛

  3. hihihih kalo sekilo ma terbunuh perlahan kali yaa😀
    kalo hal ginian ya orang kimia jagonya… ok thax😀

  4. Duh…Lagian tuh orang “oneng” bgt yah, gak pernah baca berita, buka internet or sekedar baca buku gituh…..
    Kreatipp bgt campur2 obat begituan….akhirnya ketauan kan hasilnya….

  5. jadi itu cuman urban legend toh???
    ternyataaa…
    *siap2 minum bodrex campur fanta*
    hahaha…

  6. Reang sebagai ‘wonk dermayu’ malu bgt atas kejadian itu……….Hai cung bocah dermayu sapa sing pengen tiruan marek bae ya meng bongas,…..

  7. hmmm….saya melihat tulisan serupa di beberapa blog. a.l. di http://hermansaksono.com/2005/12/berbahayakah-minum-bodrex-dicampur.html. entah siapa yg menulis terlebih dahulu. ayo kita budayain anti plagiarisme….

    • ndak ada yg plagiarisme.
      Blog kan sekumpulan berita yg dibuat berdasar informasi dari source dengan gaya bahasa masing2.
      jadi silahkan aja,….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s