Roman Pcicilan

CoffBreak – Stelah seperlima Periode Pilpres vakum mencorat-coret Dinding blog ini, kangen pula pada suatu perbincangan mgnai realitas sosial terkini. Semua ini dikarenakan Admin kecewa akan buruknya kinerja wasit dalam Final Spanyol Versus Belanda. (Rada gag Sinkron alesannya V”_”).

Terlepas dari kepemimpinan sang pengadil yang kurang berani menentang dalil sahih milik Paul “The Octopus”, perlu dicermati juga fenomena unik yang terjadi. Karena wasit juga manusia, yg banyak dosa juga khilaf dan berjuta keterbatasan, tetapi tak bisa dipungkiri penggunaan bantuan teknologi tuk mempermudah kinerja para pengadil lapangan hijau. Atau memang hal kecil spti itu dijadikan polemik tuk membumbui kerasnya persaingan tuk perebutkan tampuk pimpinan sang juara Dunia persepakbilaan. Well hanya Sepp Blater dan ALLAH yg tau. *_*.

Tak mau kalah pada fenomena manusiawinya sang pengadil lapangan, terjadi pula pada negeri ini. Setelah semalam suntuk menyaksikan gelaran puncak perebutan mahkota juara dunia si kulit bundar, para pejabat pun terimbas dengan mnurunnya faktor konsentrasi akibat lelah mnonton pertandingan final tersebut. Satu pertanyaan yg menggelitik, “semua memang menonton Final itu, tak terkecuali “nakhoda” negeri ini pak SBY. Tetapi koq Mr.Presiden Anteng-anteng saja tuk mnyimak, sedangkan para Mentri kita “dingkla-dingkluk” seraya alis dibebani dumbel 20 Kg (Lebaiy Mode). Tanya Kenapa ??”.

Well semua hanya pelangi pada dinamika perpolitikan Negri ini.

Satu yang harus kita perjuangkan adalah, “kapan negeri ini bisa dibanggakan dalam kancah percaturan dunia??”. Pada awal periode Milenium bugs (baca : Tahun 2000), kita masie berpegang akan tangguhnya kualitas tepok bulu kita. Tapi apa yg terjadi, semua pun terimbas akan mnurunnya daya saing negeri ini yang seolah-olah alergi akan perubahan, ketakutan akan sang penguasa tampuk kepemimpinan, dan buruknya moral bangsa ditambah lagi sebelah matanya pada jasa para Purnawirawan juga penghargaan pada sang Ilmuwan. Ini semua hanya realitas yg selalu mengusik nalar sehat kita kaum muda tuk memberikan sumbangsihnya guna perkembangan negeri kita tercinta.

Semoga Badai Pasti Berlalu,…….amiiin

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s